Senin, 13 Agustus 2012

Noah Band Balikpapan Bantah Dompleng Popularitas Ariel cs

Noah band asal Balikpapan memang sempat galau saat Ariel cs mengumumkan nama Noah sebagai nama baru Peterpan. Dan tak bisa dipungkiri, sejak Noah eks Peterpan muncul, nama Noah Balikpapan pun ikut melejit. Namun band yang sudah terbentuk sejak lama itu tak ingin disebut-sebut mendompleng popularitas Ariel cs.
Tuduhan mendompleng popularitas seperti itu tampaknya cukup wajar, karena Ariel dan kawan-kawannya sesama band memang memiliki nama besar di dunia musik. Namun Amirrudin selaku manajer Noah Balikpapan menegaskan bahwa band-nya yang sudah berdiri sejak 12 Februari 2009 itu tidak akan memanfaatkan situasi tersebut untuk numpang tenar.
Menurut Amirrudin, usaha mendompleng popularitas adalah usaha yang sia-sia. Mungkin ketenaran akan didapat dalam waktu singkat, namun ketenaran itu juga akan cepat menghilang seiring waktu. Karena itulah Amirrudin yakin bahwa Noah Balikpapan lebih bisa bertahan lama di dunia musik lewat karya-karya mereka, bukan karena sensasi kesamaan nama seperti yang terjadi sekarang.
“Band yang mau cari tenar itu akhirnya nasibnya kemana? Akhirnya kan hancur. Kita ingin berkarya saja dengan karya kami,” kata Amirrudin seperti dilansir Okezone.
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Noah eks Peterpan memang sempat menjadi sorotan publik karena memilih nama yang sama persis dengan band asal Balikpapan. Namun Ariel cs menegaskan bahwa nama Noah sudah dipersiapkan sejak lama. Pihak Noah eks Peterpan bahkan menganggap Noah Balikpapan hanya mengaku-ngaku sebagai Noah sebagai upaya menumpang ketenaran.
Sumber: sidomi.com

Sejarah Nama Noah Band


NOAH adalah nama baru Grup Band Ariel Peterpan yang baru saja mereka bentuk. Sekilas terdengar nama Noah adalah nama Kapal dari salah satu cerita anime One Piece.

Bagi Ariel nama Noah sebenarnya sudah ada di dalam benanya sejak 2,5 tahun lalu sebagai calon pengganti nama Peterpan. Ariel menjelaskan, ada tiga nama dan hanya bertambah satu nama baru. Mereka tinggal memilih satu dari empat nama tersebut. Namun hanya nama "NOAH" yang selalu ada di antara semua pilihan tersebut.

Nama Noah, kata Ariel, tidak terlalu ke Nabi. Dirinya secara pribadi mengaku memilih nama ini karena terdengar simpel. Dan dia ingin orang lain mendengar musiknya itu sama seperti namanya, tidak berlebihan.

Uki dan Lukman mengaku sebelum menyetujui nama tersebut, mereka melihat terlebih dahulu arti nama Noah itu sendiri. "Kalau saya pertama diskusi ngeliat artinya, comporter, long lasting, dan peacefull," ujar Uki.
Sumber: http://amin-x.blogspot.com

Minggu, 12 Agustus 2012

Contoh Resensi

Contoh Resensi

  • Judul : Seandainya Aku Boleh Memilih
  • Pengarang : Mira W
  • Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
  • Tahun Terbit : 1999
  • Tempat Terbit : Jakarta
  • Tebal : 224 Halaman
  • Panjang Buku : 18 cm
  • Harga : Rp. 34.650,00
  • Ilustrasi Buku : Merah tua, putih dan hijau; Warna dasar violet dan terdapat bunga warna putih; dan hijau tua dengan tulisan warna emas.
Awal karir Mira W sebagai penulis dimulai pada tahun 1975. selain menulis Mira W juga sebagai dokter dan staf pengajar di sebuah perguruan tinggi di Jakarta. Buku-buku karya Mira W diantaranya Sepolos Cinta Dini (Gramedia 1978), Cinta Tak Pernah Berhutang (1978) dan Permainan Bulan Desember (1979, Gramedia 1999)
Novel ini diawali dengan pertemuan antara Bandi, Haris dan Riri. Pertemuan itu menghasilkan cinta segitiga dimana Riri telah menikah dengan Bandi yang keadaannya sangat lemah, tapi Riri juga berhubungan dengan Haris, dimana Haris adalah kakak Bandi. Dari hasil hubungan Riri dengan Haris, Riri mempunyai anak yang harus ditinggalkan sejak dia masih bayi.
Berawal dari hal tersebut, mulailah konflik antara Riri, Haris, Bandi dan Ibunya yaitu tentang kebenaran siapa ibu Doni. Dan akhirnya Bandi pun mengetahui kalau Riri telah berkhianat dengan kakaknya sendiri. Masalah pun belum selesai dimana Tanti tidak mau menyerahkan Doni kepada ibunya dan dia nekat bunuh diri.
Kemampuan pengarang memaparkan plot/ alut dengan sangat baik merupakan salah satu kekuatan novel ini. Alur yang dibawakan dalam novel ini adalah alur maju, jadi para pembaca tidak bingung untuk membayangkan cerita dalam novel ini.
Penokohan antara protagonis dan antagonis sangat jelas sehingga pembaca tidak perlu berpikir mengenai siapa yang jahat dan yang baik. Tokoh Riri merupakan tokoh sentral yang mempunyai watak baik, berpikir kritis, cerdas, rela berkorban. Kesempurnaan watak Riri terlihat dalam novel ini, tetapi dalam kesempurnaan tersebut pengarang tetap menyisipkan sifat seorang manusia biasa kepada sang tokoh antagonis dibawakan oleh ibu Bandi. Ibu Bandi yang berwatak tidak mau mengalah / jahat dimana ibu Bandu tega memisahkan cucunya dari ibu kandungnya sendiri.
Sudut pandang maha tahu yang digunakan dalam novel ini juga mendukung keseluruhan cerita. Sang pengarang yang bertindak sebagai seseorang yang mengamati Riri membuat kejadian dalam novel ini ikut tertuang dalam penggunaan sudut pandang ini. Hal inilah yang mendukung alur dan latar. Watak riri juga menjadi sangat jelas bahkan sifat manusia yang dimilikinya tanpa diketahui tokoh lain dalam novel ini akan dapat diketahui oleh pembaca akibat sudut pandang yang digunakan sang pengarang
Novel ini sarat dengan amanat, bahkan dapat disebut sebagai sastra petuah. Adapun amanat yang terdapat di dalam novel ini diantaranya kita harus berbakti kepadas orang tua, kita harus bisa mengendalikan diri kita diantaranya kita atau hawa nafsu, kita pun harus mengalah kepada orang yang lemah dan kita harus berbakti pada suami jika kita sudah menikah. Amanat-amanat lain yang terselip pada berbagai bagian cerita dapat dibaca pada novel ini. Amanat-amanat tersebut terungkap jelas ketika Haris mengikuti semua yang diperintahkan ibunya dan ketika Haris dan Riri harus berkorban demi anaknya.
Pembawaan dua konflik yang sangat jelas berbeda menjadi salah satu kelemahan buku ini. Konflik pertama dibawakan dalam kebohongan yang sudah lama oleh pengarang, kemudian dilanjutkan dengan konflik kedua yang berlawanan dengan konflik yang pertama. Yakni konflik kedua ini tidak ada kebohongan dan pembalasan dari kebohongan itu. Akan tetapi, hal tersebut tidak mengurangi keunggulan novel ini dalam segi konflik yang dimunculkan. Kedua konflik tersebut tetap menarik untuk diikuti dan diketahui lanjutannya.
Jika Anda membaca novel ini, mungkin Anda tidak bisa berhenti di tengahnya. Novel ini mampu membuat pembacanya terus tertarik hingga akhir cerita. Latar dan alur cerita bagitu jelas mampu membuat Anda merasa ikut dalam ceritanya. Konflik yang menarik dan cerita ini penuh dengan amanat, juga dapat membuat pembaca lebih tertarik. Karena itu cobalah membaca novel ini dan nikmatilah cerita yang dibawakannya.
Sumber : http://nesaci.com

Rabu, 08 Agustus 2012

Membuat Tampilan Laptop/Komputer Menjadi 3D

Ingin tampilan laptop atau komputer anda menjadi 3D seperti gambar di atas? tentu anda ingin kan.
Untuk membuat seperti tampilan di atas hanya anda butuh software yang berukuran kecil yaitu BumpTop yang ukurannya hanya 17.66MB.
Fitur yang terdapat seperti: kita bisa meletakkan shortcut kemana-mana, tersededia tampilan login ke jejaring sosial seperti facebook dan twitter, dan masih banyak lainnya.
Oke bagi anda yang ingin mencobanya apalikasinya dapat di download disini.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More